Produksi Sampah Dua Konteiner Per Hari, PD Pasar Kota Kupang Himbau Pedagang Jaga Kebersihan Pasar

Ket Foto: Karyawan Kantor Unit PD pasar Oebobo

Kupang, media Indonesia menyapa.com
Upaya Pemerintah Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur dalam penanganan dan pengelolaan sampah di pasar-pasar tradisional yang ada di Kota Kupang sudah mulai menunjukkan hasil yang signifikan.

Hal tersebut dapat dilihat dari tampilan Dua Pasar tradisional seperti pasar Oebobo dan pasar Kasih Naikoten l sudah tampak lebih bersih.

Kepala unit pasar Oebobo, Mathias Oskar Lena ketika di temui media Indonesia menyapa di kantor unit PD Pasar Oebobo pada Rabu (5/7/2023) mengatakan pasar Oebobo setiap hari menyumbang sampah 2 konteiner per hari yang berasal dari sampah – sampah para pedagang di┬ápasar usai berdagang.

Menurut Mathias, Sampah – sampah di pasar Oebobo setiap hari di kumpulkan oleh para pedagang dalam kantong, kemudian petugas kebersihan dari unit PD pasar menyisir satu persatu dan di angkut ke tempat pembuangan Sampah ( TPS ) yang telah tersedia dalam bentuk konteiner dan selanjutnya di angkut oleh petugas kebersihan dari dinas lingkungan hidup dan kebersihan Kota Kupang ke Tempat pembuangan Akhir ( TPA).

“Sejauh ini sampah di pasar Oebobo sudah di tangani dengan baik. Untuk produksi sampah di pasar Oebobo per hari mencapai 2 konteiner dan petugas kebersihan dari PD pasar Oebobo sendiri sudah melakukan upaya yang baik dimana setiap pagi dan sore selalu mengangkut sampah ke TPS selanjutnya petugas dari dinas kebersihan Kota Kupang angkut ke TPA sehingga Sampah di konteiner tidak tertampung lama dan lingkungan pasar menjadi lebih bersih,” ujar Mathias Lena.

Kepala unit kebersihan pada PD pasar Oebobo kembali menyampaikan bahwa setiap hari saat petugas menyisir setiap lapak pedagang untuk mengambil retribusi sampah maka selalu di himbau kepada pedagang agar tetap menjaga kebersihan lokasi pasar dengan mengumpulkan sampah masing – masing dalam kantong plastik untuk memudahkan pengambilan nya.

” Kami setiap hari selalu menghimbau para pedagang untuk menjaga kebersihan pasar karena selama ini pemerintah Kota dalam hal ini PJ. Walikota, George Hadjoh telah menegaskan agar semua masyarakat menjaga kebersihan lingkungan pasar, karena apabila pasar bersih dapat menarik pengunjung dan pembeli,” kata Mathias.

Selaku Kepala unit PD pasar Oebobo mengapresiasi upaya dari Pemkot Kupang untuk menjadikan Kota Kupang Kota yang bersih bebas sampah, oleh sebab itu dirinya juga menghimbau kepada masyarakat dalam hal ini pedagang pasar maupun pengunjung untuk bersama menjaga kebersihan pasar agar tercipta lingkungan pasar yang bersih dan sehat untuk kenyamanan bersama.

Hal senada disampaikan kepala unit PD pasar Kasih Naikoten 1, Melkianus Ndanga Bara di kantor PD pasar Kasih Naikoten bahwa petugas kebersihan dari PD pasar Kasih Naikoten l setiap pagi dan malam selalu bekerja dengan baik mengangkut Sampah – sampah para pedagang kemudian dibawa ke TPS yang ada di pasar kemudian nanti di angkut oleh petugas kebersihan dari DLHK Kota Kupang ke TPA.

” Produksi Sampah di pasar Kasih Naikoten l setiap hari mencapai 1 truk , itu semua sampah dari masing masing pedagang dan bahkan juga sampah dari pengunjung yang tanpa disadari di buang oleh pengunjung,” ungkap Melkianus.

Melki Ndanga Bara juga mengatakan bahwa selain ada himbauan kepada para pedagang untuk menjaga kebersihan pasar, Karyawan PD pasar Kasih Naikoten l sendiri setiap Jumat pagi melakukan aktivitas Jumat bersih bersama pemerintah Kota Kupang untuk melakukan gerakan pungut sampah di pasar dan juga membersihkan selokan – selokan di pasar yang tersumbat sampah dan aktivitas ini merupakan suatu aksi rutin dilakukan demi terciptanya Kota Kupang yang bersih.

Salah satu pedagang pasar Kasih Naikoten, Yanto yang telah berjualan sejak tahun 2013 hingga sekarang mengungkapkan bahwa persoalan sampah di pasar memang menjadi salah satu masalah serius namun saat ini dirinya mengakui kalau dengan adanya gebrakan dari Pemkot dalam hal ini PJ Walikota maka kesadaran masyarakat akan pentingnya kebersihan lingkungan terutama pasar mulai ada dan kini pasar Kasih Naikoten l dilihat sudah mengalami perubahan yang baik dan semakin bersih.

” Saya selaku pedagang pasar Kasih Naikoten l berharap pemerintah Kota Kupang terus meningkatkan gerakan pungut sampah dan menghimbau kepada masyarakat agar menjaga kebersihan dengan membuang Samah pada tempatnya, karena sampah bukan warisan yang tidak bisa diatasi,” Harap Yanto.

Penulis+ editor: Chintya.

Komentar