Lamban Input Data Covid -19 Dari Kabupaten, Sebabkan Data Covid Tidak Akurat

Ket foto : Kadis Kesehatan NTT, dr.Meserasi Ataupah

Kupang, media indonesia menyapa.com – Adanya Keterlambatan input data pelaporan covid -19 dari dinas kesehatan, dan satgas yang ada Kabupaten di Nusa tenggara timur maka data covid -19 yang ada, tidak semuanya akurat.

Hal tersebut di sampaikan kepala dinas kesehatan NTT, dr. Meserasi Ataupah kepada media ini saat ditemui di ruang kerjanya jumat(4/6/2021).
Mese mengatakan bahwa saat ini data – data yang dipakai oleh Dinas Kesehatan lewat WEB Dinas Kesehatan, dan data lewat pusat istilahnya Net As Received (NAR) itu dirilis secara Nasional.

Disampaikan Mese, untuk mendiagnosis seseorang terpapar covid-19, ada 2 kategori yang di pakai.Yaitu rapid test antigen (antigen swab) dan Polymerase Chain Reaction (PCR) Swab. Paling banyak sekarang digunakan adalah PCR dan antigen.

Menurut Mese, untuk data pelaporan covid, ada 2 catatan, yaitu bisa lewat Kabupaten/Kota dan bisa juga dengan NIK lalu di kirim ke NAR oleh puskesmas atau tempat yang sudah ditentukan.

“Kalau masih lewat Dinas Kesehatan, kembali ke Provinsi dan langsung ke Pusat kadang datanya tidak akurat artinya tidak sama. Biasanya dilaporkan kesatu tempat saja, tidak kedua tempat dan itu paling sering terjadi,” ungkap Ataupah.

Lebih lanjut Kadis Kesehatan NTT menyampaikan bahwa akibat kesalahan dan lambatnya dalam pelaporan data covid -19 maka dapat pula berdampak luas dan data yang tidak akurat menyebabkan tidak ada kebijakan yang bisa di ambil.

Disampaikan pula bahwa keterlambatan pelaporan data covid -19 beberapa waktu terakhir ini akibat dari jaringan yang tidak stabil karena badai seroja yang menerpa NTT dan sekitarnya.

Oleh sebab itu solusi yang akan diambil oleh pihak kesehatan NTT adalah tetap berkoordinasi, tetap mendorong satgas di daerah, dinkes kabupaten untuk segera membuat laporan secara rutin, pada pemeriksaan negatif maupun positif paling lambat 1 hari.

Kadis Kesehatan NTT terus menghimbau kepada masyarakat untuk tetap patuhi protokol kesehatan, tetap pakai masker, cuci tangan dan jauhi kerumunan. Jaga selalu imun tubuh. ( CP )

Komentar